Sejarah Lahirnya Kabupaten Puncak Jaya
Oleh: Neson Elabi
gbr: Peta Kabupaten Puncak Jaya (sumber: pelangihitam.blogspot.com)
Sebelum berdiri sendiri, wilayah
Kabupaten Puncak Jaya merupakan bagian dari Daerah Tingkat II Paniai yang kini
dikenal sebagi Nabire. Perjuangan pembentukan Puncak Jaya sebagai sebuah
kabupaten merupakan buntut dari pelayanan pembangunan yang tidak dapat
dirasakan oleh masyarakat di wilayah tersebut, dibandingkan dengan masyarakat
pesisir. Hal ini diakibatkan oleh akses yang yang sangat sulit. Pemekaran
kabupaten Puncak Jaya ini dilakukan setelah melalui berbagai pertimbangan, dan
didukung oleh data akurat, serta keinginan masyarakat yang begitu besar,
sehingga Pemerintah Pusat melalui Peraturan Pemerintah Nomor 52 Tahun 1996 tanggal
13 Agustus 1996, menyatakan Puncak Jaya
layak dimekarkan menjadi sebuah Kabupaten.
Tanggal 8 Oktober 1996 adalah hari yang
tidak bisa dilupakan. Maklum saja saat itu lapangan Mandala Jayapura, bersama
ribuan orang menjadi saksi sejarah lahirnya kabupaten baru tersebut. Menteri
Dalam Negeri Yogi S. Memed ketika itu meresmikan dan melantik Drs. Ruben Ambraw, sebagai bupati
pertama kabupaten Puncak Jaya. Saat era Drs. Ruben Ambraw, Beberapa hal penting
yang dilakukan pada saat itu seperti pembentukan 5 Sub Dinas, yang menjadi
kebutuhan dasar masyarakat yaitu Sub
Dinas PU, Sub Dinas Kesehatan, Sub Dinas Petanian, Sub Dinas Pendapatan Daerah
dan Sub Dinas P dan K.
infrastuktur jalan yang menghubungkan
Mulia-Ilu-Jayawijaya-Tolikara, sementara di bidang Pemerintahan dilakukan
pemekaran desa dari 102 desa menjadi 147 desa/kampung.
Setelah era Ambraw muncul Drs. Philipus Andreas Coem. Pada saat
itu ditandai dengan lahirnya DPRD Kabupaten Puncak Jaya, berdasarkan hasil
pemilu tahun 1999, bersama dengan peresmian gedung kantor Bupati Puncak Jaya
Pagaleme Mulia oleh Pejabat Gubernur Provinsi Irian Jaya Musiran Darmosuwito.
Tanggal 5 Juli 2001 DPRD Kabupaten
Puncak Jaya untuk pertama kali melakukan pemilihan Bupati/Wakil Bupati Puncak
Jaya bertempat di “Aula gedung GIDI
Mulia” dimana saat itu terpilih pasangan Drs. Elieser Renmaur dan Lukas Enembe, S.IP, DIP, CL sebagai
Bupati/Wakil Bupati Puncak Jaya periode 2001-2006, dengan Drs. Henok Ibo
Sekretaris Daerah. Pada era kepemimpinan inilah disusun konsep pembangunan Puncak
Jaya yang lebih terarah, terencana dan terpadu yang dikemas dalam "Pola
Dasar Pembangunan Kabupaten Puncak Jaya 2001-2005", dengan visi:
"Terbukanya isolasi alam untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Puncak Jaya
yang lebih berkualitas dalam pendidikan, kesehatan, dan perekonomian".
Selain itu juga ditandai dengan lahirnya lambang Kabupaten, serta pembangunan
RSUD Mulia, dan pembentukan Polres Persiapan Puncak Jaya pada tahun 2004. Tahun
2007 Enembe kembali maju sebagai calon bupati Puja, berpasangan dengan Henok
Ibo, yang akhirnya terpilih setelah menang mutlak. Hingga Lukas dan Ibo
memimpin Puncak Jaya 2007-2012. Salah satu kebijakan yg diambil adalah adanya
anggaran untuk para gembala geraja. Selanjutnya dari tahun 2012-2017 Henok ibo
dan Yustus Wonda memimpin Puncak Jaya. Di era ibo dan Yustus ini, berbagai pembangunan
dilakukakan, seperti pasar kota baru, kodim, serta pos-pos tentara di beberapa
titik. Juga membuka jalan baru di Gunung Kumi paga. Kini pemilihan sudah
terpilih Yuni dan Deynas sebagai bupati periode 2017-2021. Puncak Jaya saat ini
terbagi dalam 26 distrik, yairu sebagai berikut:
1.
Dagai
2.
Dokome
3.
Fawi
4.
Gubume
5.
Guragi
6.
Ilambutawi
7.
Ilu
8.
Irimuli
9.
Kalome
10.
Kiyage
11.
Lumo
12.
Mewoluk
13.
Molonikime
14.
Muara
15.
Mulia
16.
Nioga
17.
Nume
18.
Pageleme
19.
Taganombak
20.
Tingginambut
21.
Torere
22.
Waegi
23.
Wanwi
24.
Jambi
25.
Yamo
26.
yamoneri
Bupati yang pernah jabat kabupaten
Puncak Jaya..
1. Drs.
Ruben Ambraw 1996-2000 (4 Tahun)
2. Drs.
Philipus Andreas Coem 2000-2001 (1 Tahun)
3. Drs. Eliezer Renmaur dan Lukas Enembe
2001-2006 (5 Tahun)
4. Karateker
2006-2007
5. Lukas
Enembe dan Henok Ibo 2007-2012 (5 Tahun)
6. Henok
Ibo-Yustus Wonda 2012-2017 (5 Tahun)
7. Yuni
Wonda dan Deynas Geley, 2017-?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar