Gambar: Missionaris Pembawah Injil di Daerah Pengunungan Papua (Sumber:
Google doc)
Bisakah
anda membayangkan bagaimana jadinya, jika anda diminta pergi ke suatu
tempat yang belum pernah anda pergi, tempat yang angker, tempat yang
bahasa orang-orangnya pun anda tidak tau, tempat yang katanya siapa saja yang
masuk disana dipanah dengan ribuan anak Panah, dan kemungkinan besar pulang
hanya tinggal Nama. Tentu bagi sebagian orang tidak mau pergi ke tempat semacam
ini, apalagi meninggalkan kekayaan dan kemewahan bahkan harus berjalan
kaki di hutan selama berminggu-minggu bahkan bulan.
Itulah
dilema yang dihadapi oleh para misionaris yang membawa injil di daerah
pengunungan Papua. Namun mereka memutuskan harus pergi dan meberitakan amanat
agung.
“ Karena itu pergilah, Jadikanlah semua bangsa
Murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa, Anak, dan Roh Kudus. Dan ajarlah
mereka melakukan segalah sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan
ketahuilah Aku menyertai kamu senantiasa sampai akhir Zaman (Mat 28:19-20)”
Inilah
yang menjadi dasar dan pegangan mereka untuk berpijak, sehingga mereka menaruh
nyawa sebagai taruhan, karena mereka Percaya bahwa Dia akan menyertai mereka
hingga akhir zaman.
Akhirnya
setelah berjalan kaki selama berminggu-minggu, dan bertahun-tahun
mereka mengabarkan Injil, akhirnya tibalah waktu untuk panen pertama, membaptis
orang yang percaya Kristus. inilah harapan besar yang mereka
impikan.
Berikut
adalah nama orang-orang yang percaya kristus pertama kali dari wilayah Bogo,
kelila, dan Wilayah Yamo yang penulis rangkum dari buku “Sejarah Injil Masuk di Wilayah Suku Lani”:
Dari
Wilayah Kelila sebanyak 7 Orang yang dibaptis pada 29 Juli 1962, yaitu:
1.
Ki’Marek
Karoba dan Istrinya Lawingga Yikwa
2.
Yiyawon
Yikwa
3.
Lararep
Wanimbo
4.
Nu’nuk
Pagawak
5.
Yabingga
Yikwa
6.
Wuluwarek
Yikwa
7.
Ugwa
Kogoya
Sedangkan
Gembala pertama dari wilayah Kelila, yaitu Ki’Marek, Nu’nuk, Lararep, Yabingga,
Emulunggun, Yiyawon, Amorero.
Dari
wilayah Bokondini sebanyak 15 Orang yang dibaptis pertama pada tanggal 16
September 1962 yaitu:
1.
Yan
Mbini Karoba dan Istrinya Paginawok Penggu
2.
Ndowan
Wanimbo dan istrinya Narorit Tabuni
3.
Mote
Baminggen dan istrinya Kerogonambit Penggu
4.
Longgop
Baminggen dan istrinya Kilarit Penggu
5.
Enggibaga
Baminggen dan istrinya Yanoba Pagawak
6.
Monenggen
Pagawak dan istrinya Nemini’mban
7.
Pirigin
Penggu dan istrinya Nona Pirigin Karoba
8.
Unakane
karoba
Sedangkan
Gembala pertama dari wilayah Kelila, yaitu Unak, Muguret, Longgobanggen,
Ndowan, Eenggibaga, Amburunggen, Monegen.
Dari
wilayah Yamo (Mulia) orang-orang yang pertama dibaptis pada 14 Juli tahun 1963
sebanyak 13 orang, yaitu:
1.
Wogoriya’Mban
dan istrinya Aligiyok Wonda
2.
Nggemende
dan istrinya Komonugwe
3.
Mbarit
dan istrinya
4.
Nggirinok
Elabi
5.
Tibenok
Enumbi
6.
Nggewone
Enumbi
7.
Ondowa
Elabi
8.
Ki
Eeri’mban Tabuni
9.
Nggun
Wanena
10.
Ogo’ma
Wonda
Selain 13 orang yang dibaptis pertama dari wilayah Yamo (Mulia)
diatas, ada 40 Orang ternama yang percaya Kristus Pertama Kali dari Mulia namun
mereka tidak dibaptis, yaitu:
1.
Warinak
Wonerengga
2.
Iinggukwe
Telenggen
3.
Kinogowa
Wonerengga
4.
Kiginggwe
Enumbi
5.
Oone-Omawi
Morip
6.
Nggulanuk
Enumbi
7.
Alom
Yare’lek Enumbi
8.
Wogiriya’mban
Telenggen
9.
Ambenggwok
Enumbi
10.
Nggiyongga
Telenggen
11.
Kiluwak
Tabuni
12.
Taalagi
Enumbi
13.
Kelegwe
Telenggen
14.
Lembanak
Enumbi
15.
Tibombunuk
Kogoya
16.
Timauwakom
Enumbi
17.
Aagombanonuwa
18.
Walurupaga
Telenggen
19.
Yugurugut
Kogoya
20.
Nggiluwarak
Telenggen
21.
Wuramburu
Kogoya
22.
Amburupupuk
Wonerengga
23.
Tingge-Mbangge
Kogoya
24.
Mberebaga
Telenggen
25.
Ogowagwe
Telenggen
26.
Nggungga
Wonerengga
27.
Wanggo
Wonerengga
28.
Wananikwe
Kogoya
29.
Wumuru
Enumbi
30.
Nggeyawigwe
Telenggen
31.
Mbiriyan
Kogoya
32.
Nggobokwe
Yoman
33.
Wuramburu
Kogoya
34.
Kembu
Kogoya
35.
Amborolambu
Enumbi
36.
Enggararipaga
Telenggen
37.
Kogoyakenok
Telenggen
38.
Ponogo
Wonerengga
39.
Wondagwe
Enumbi
40.
Tibenok
Onuwa Enumbi
Itulah para pujangga Mula-mula yang percaya
kristus dan di Batis oleh missionaris. Sebenarnya masih banyak orang-orang yang berperan dalam perkembnagan GIDI namun
penulis tidak bisa menyebutkan semuanya. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Generasi GIDI..Tuhan Yesus berkati..wa..

Tidak ada komentar:
Posting Komentar