Selasa, 12 April 2016

7 Tips Menghadapi Krisis TT Bagi Mahasiswa di Rantauan



Istilah krisis TT (Tanggal Tua) tidak asing  lagi bagi kalangan pelajar atau mahasiswa yang sedang menuntut Ilmu  di dunia Rantauan. Krisis tanggal Tua  menjadi langganan bulanan bagi hampir sebagian besar mahasiswa  di dunia Rantauan. Apalagi bagi mereka yang hanya mengandalkan kiriman bulanan dari orang tua. Berikut ada 7 tips menghadapi krisis TT yang penulis ingin bagikan bagi pembaca:

1.  Prioritaskan Dahulu Hal yang Menjadi Kebutuhan Utama


Kebutuhan Manusia memang tidak pernah terasa tercukupi, walaupun kita menjadi orang terkaya di Dunia, Kebutuhan pasti selalu ada saja setiap saat. Apalagi bagi kalangan mahasiswa di dunia Rantauan, mulai dari tagihan kos, Tagihan Listrik, Biaya Laundry Pakaian, hingga biaya foto copy buku, print dan jilid tugas dan lain-lain, semua ini perlu mengeluarkan biaya. Maka biasakanlah mengutamakan apa yang menjadi kebutuhan dasar (Primer), Jangan pernah terpancing dengan diskon harga barang akhir tahun atau harga cuci gudang,terutama bagi mereka yang hobby belanja (shopping) apalagi dalam kondisi keuangan yang pas-pasan JJ

Biasakan diri, mengutamakan yang Prioritas  Terdahulu (skets


2.  Bertemanlah Dengan Sebanyak Mungkin Teman


Jangan hanya berteman karena sama-sama berasal dari satu daerah atau berteman karena sama hobby, tetapi  biasakan bertemanlah dengan sebanyak mungkin teman dan dari berbagai latar belakang. Dengan mempunyai banyak teman, mungkin anda bisa meminta bantuan ketika kiriman bulanan anda terlambat atau bantuan tugas perkuliahan lainnya saat anda mengalami kesulitan.
Banyak terman juga membantu anda ketika anda hengkang dari bangku perkuliahan atau ketika anda membutuhkan link dalam dunia pekerjaan nanti. Karena Indonesia Itu Masih luas, maka bertemanlah dengan sebanyak mungkin teman, karena dengan banyak teman anda akan merasakan manfaatnya nanti.


                                      Bertemanlah dengan Sebanyak mungkin Teman


3.  Belajarlah Berbagi dan Memberi

Kita tidak akan merasa kehilangan ketika memberi. Memberi adalah hal yang sangat baik di dengar, namun sangat sulit dilakukan. Bagi mahasiswa, memberi tidak hanya berupa uang, namun berbagi  sesama ketika kita punya apa yang dibutuhkan teman. Mungkin berbagi dengan membayarkan makan atau minum  ketika teman anda belum mendapat kiriman, mem-foto Copikan  Buku tugas atau yang lainnya. Ketika kita berbagi sesama, maka percayalah anda juga akan  diberi saat kesulitan nanti. Maka belajarlah berbagi dan menyisihkan ketika anda merasa memiliki lebih JJ


Belajarlah mencoba memberi dan berbagi



 4.   Biasakan Mempunyai Celengan Pribadi

Uang rece (uang logam) mungkin tidak berlguna lagi di sebagian  wilayah di Indonesia. Namun uang rece masih bisa dimanfaatkan, jika anda merantau di Pulau Jawa atau beberapa kota besar yang lain. Jangan biasakan uang logam berserakkan di kamar kosmu, di atas lemari pakaiannmu atau di bingkai jendela kosmu. Kumpulkanlah recehan itu dalam celengan kamarmu karena tanpa engkau sadari koin-koin dalam celengan ini akan anda butuhkan ketika  krisis tanggal tua tiba J J


Biasakan mempunyai Celengan Pribadi di kamar kosmu

5.  Bergabunglah di UKM/HMJ yang Ada di Kampusmu

Jangan pernah menjadi Mahasiswa D4P (Datang Duduk Diam Dengar dan Pulang) selama di anda berada di bangku perkuliahan. Biasakan bergaul dan partisispasi kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh  UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) atau Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) yang ada di kampusmu, karena Himpunan atau UKM pasti mempunyai kegiatan-kegiatan yang bisa membantu anda, entah itu kegiatan Dies Natalis jurusanmu, Tasyukuran Wisudawan atau kegiatan lain yang diselenggaran himpunanmu. Dengan partisipasi dan keikutsertaan kegiatan tersebut, anda mungkin akan mendapat makanan atau bungkusan secara gratis yang tentunya akan menghemat uang makan sekali atau dua kali..JJ


                       Biasan diri Bergabung dengan UKM/HMJ di Kampusmu


6.  Jangan Pernah Membuang Botol/Kertas Bekas dari Kos atau Kontrakanmu

     Kertas atau Botol bekas mungkin tidak  di Pakai di tempat asalmu, namun berbedah dengan kota-kota besar di Jawa, Jakarta, atau beberapa kota lainnya di Indonesia, semua barang bekas bisa didaur ulang atau bisa dijadikan Uang. Maka cobalah mengumpulkan kertas bekas fotocopian tugas-tugas kampusmu, botol bekas air mineral  atau barang bekas lainnya, semua ini bisa anda timbang ketika anda membutuhkannya nanti. Ini mungkin akan membantu saat anda terkena infeksi TT.
Jangan pernah gengsi dan malu karena orang-orang hebat didunia juga pernah melakukan hal yang bodoh bagi banyak orang namun mereka sukses, so..jangan pernah gengsi dan malu mencoba melakukan ini. JJ


Biasakan jangan membuang barang  bekas dari kosmu


7.  Kerjakanlah yang Bisa dikerjakan Sendiri, Jangan Selalu mengeluarkan Biaya.

Cobalah mengerjakan sendiri hal-hal yang mungkin bisa dikerjakan sendiri, misalnya; Mencuci Pakaian, Mencuci sepeda motor anda atau membuat sarapan pagi dll. Jika anda perlahan mencoba belajar untuk melakukan hal-hal ini, mungkin akan membantu menghemat pengeluaran bulanan anda. Maka cobalah kerjakan sendiri  hal-hal yang mungkin bisa dilrjakan sendiri, walaupun merasa kondisi keuangan anda cukup untuk membayar semua ini, namun apa salahnya jika mencoba untuk mengerjakannya  sendiri. JJ

      Itulah beberapa tips yang penulis bisa bagikan, semoga bermanfaat dan membantu sahabat rantauan ketika krisis tanggal tua menimpah  di dunia Rantaunmu.  Jangan selalu berfikir kehidupan di kota besar harus selalu dijalani dengan uang, ada beberapa hal yang bisa kita kerjakan sendiri tanpa mengeluarkan uang. Cobalah menghargai sepeser yang kamu miliki, karena kita belum tau seberapa tetesan keringat yang mereka cucurkan untuk mendapatkan sepeser tersebut.  
Salam Mahasiswa Rantauan JJ






Rabu, 06 April 2016



 7 Tips Menghadapi Krisis TT Bagi Mahasiswa di Rantauan
Istilah krisis TT (Tanggal Tua) tidak asing  lagi bagi kalangan pelajar atau mahasiswa yang sedang menuntut Ilmu  di dunia Rantauan. Krisis tanggal Tua  menjadi langganan bulanan bagi hampir sebagian besar mahasiswa  di dunia Rantauan. Apalagi bagi mereka yang hanya mengandalkan kiriman bulanan dari orang tua. Berikut ada 7 tips menghadapi krisis TT yang penulis ingin bagikan bagi pembaca:

1.    Prioritaskan Dahulu Hal yang Menjadi Kebutuhan Utama
Kebutuhan Manusia memang tidak pernah terasa tercukupi, walaupun kita menjadi orang terkaya di Dunia, Kebutuhan pasti selalu ada saja setiap saat. Apalagi bagi kalangan mahasiswa di dunia Rantauan, mulai dari tagihan kos, Tagihan Listrik, Biaya Laundry Pakaian, hingga biaya foto copy buku, print dan jilid tugas dan lain-lain, semua ini perlu mengeluarkan biaya. Maka biasakanlah mengutamakan apa yang menjadi kebutuhan dasar (Primer), Jangan pernah terpancing dengan diskon harga barang akhir tahun atau harga cuci gudang,terutama bagi mereka yang hobby belanja (shopping) apalagi dalam kondisi keuangan yang pas-pasan JJ







                    Biasakan diri, mengutamakan yang Prioritas  Terdahulu (skets)

2.    Bertemanlah Dengan Sebanyak Mungkin Teman

Jangan hanya berteman karena sama-sama berasal dari satu daerah atau berteman karena sama hobby, tetapi  biasakan bertemanlah dengan sebanyak mungkin teman dan dari berbagai latar belakang. Dengan mempunyai banyak teman, mungkin anda bisa meminta bantuan ketika kiriman bulanan anda terlambat atau bantuan tugas perkuliahan lainnya saat anda mengalami kesulitan.
Banyak terman juga membantu anda ketika anda hengkang dari bangku perkuliahan atau ketika anda membutuhkan link dalam dunia pekerjaan nanti. Karena Indonesia Itu Masih luas, maka bertemanlah dengan sebanyak mungkin teman, karena dengan banyak teman anda akan merasakan manfaatnya nanti.
                         Bertemanlah dengan Sebanyak mungkin Teman

3.     Belajarlah Berbagi dan Memberi
Kita tidak akan merasa kehilangan ketika memberi. Memberi adalah hal yang sangat baik di dengar, namun sangat sulit dilakukan. Bagi mahasiswa, memberi tidak hanya berupa uang, namun berbagi  sesama ketika kita punya apa yang dibutuhkan teman. Mungkin berbagi dengan membayarkan makan atau minum  ketika teman anda belum mendapat kiriman, mem-foto Copikan  Buku tugas atau yang lainnya. Ketika kita berbagi sesama, maka percayalah anda juga akan  diberi saat kesulitan nanti. Maka belajarlah berbagi dan menyisihkan ketika anda merasa memiliki lebih JJ



Belajarlah mencoba memberi dan berbagi

4.    Biasakan Mempunyai Celengan Pribadi
Uang rece (uang logam) mungkin tidak berlguna lagi di sebagian  wilayah di Indonesia. Namun uang rece masih bisa dimanfaatkan, jika anda merantau di Pulau Jawa atau beberapa kota besar yang lain. Jangan biasakan uang logam berserakkan di kamar kosmu, di atas lemari pakaiannmu atau di bingkai jendela kosmu. Kumpulkanlah recehan itu dalam celengan kamarmu karena tanpa engkau sadari koin-koin dalam celengan ini akan anda butuhkan ketika  krisis tanggal tua tiba J J






                   Biasakan mempunyai Celengan Pribadi di kamar kosmu
5.    Bergabunglah di UKM/HMJ yang Ada di Kampusmu
Jangan pernah menjadi Mahasiswa D4P (Datang Duduk Diam Dengar dan Pulang) selama di anda berada di bangku perkuliahan. Biasakan bergaul dan partisispasi kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh  UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) atau Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) yang ada di kampusmu, karena Himpunan atau UKM pasti mempunyai kegiatan-kegiatan yang bisa membantu anda, entah itu kegiatan Dies Natalis jurusanmu, Tasyukuran Wisudawan atau kegiatan lain yang diselenggaran himpunanmu. Dengan partisipasi dan keikutsertaan kegiatan tersebut, anda mungkin akan mendapat makanan atau bungkusan secara gratis yang tentunya akan menghemat uang makan sekali atau dua kali..JJ






                  Biasan diri Bergabung dengan UKM/HMJ di Kampusmu

6.    Jangan Pernah Membuang Botol/Kertas Bekas dari Kos atau Kontrakanmu
     Kertas atau Botol bekas mungkin tidak  di Pakai di tempat asalmu, namun berbedah dengan kota-kota besar di Jawa, Jakarta, atau beberapa kota lainnya di Indonesia, semua barang bekas bisa didaur ulang atau bisa dijadikan Uang. Maka cobalah mengumpulkan kertas bekas fotocopian tugas-tugas kampusmu, botol bekas air mineral  atau barang bekas lainnya, semua ini bisa anda timbang ketika anda membutuhkannya nanti. Ini mungkin akan membantu saat anda terkena infeksi TT.
Jangan pernah gengsi dan malu karena orang-orang hebat didunia juga pernah melakukan hal yang bodoh bagi banyak orang namun mereka sukses, so..jangan pernah gengsi dan malu mencoba melakukan ini. JJ









Biasakan jangan membuang barang  bekas dari kosmu.

7.    Kerjakanlah yang Bisa dikerjakan Sendiri, Jangan Selalu mengeluarkan Biaya.
Cobalah mengerjakan sendiri hal-hal yang mungkin bisa dikerjakan sendiri, misalnya; Mencuci Pakaian, Mencuci sepeda motor anda atau membuat sarapan pagi dll. Jika anda perlahan mencoba belajar untuk melakukan hal-hal ini, mungkin akan membantu menghemat pengeluaran bulanan anda. Maka cobalah kerjakan sendiri  hal-hal yang mungkin bisa dilrjakan sendiri, walaupun merasa kondisi keuangan anda cukup untuk membayar semua ini, namun apa salahnya jika mencoba untuk mengerjakannya  sendiri. JJ
Itulah beberapa tips yang penulis bisa bagikan, semoga bermanfaat dan  membantu sahabat rantauan ketika krisis tanggal tua menimpah  di dunia Rantaunmu.  Jangan selalu berfikir kehidupan di kota besar harus selalu dijalani dengan uang, ada beberapa hal yang bisa kita kerjakan sendiri tanpa mengeluarkan uang. Cobalah menghargai sepeser yang kamu miliki, karena kita belum tau seberapa tetesan keringat yang mereka cucurkan untuk mendapatkan sepeser tersebut.  Salam Mahasiswa Rantauan JJ

oleh: Neson Elabi