7 Tips Menghadapi Krisis TT Bagi Mahasiswa di Rantauan
Istilah krisis TT (Tanggal Tua) tidak asing lagi bagi kalangan pelajar atau mahasiswa yang
sedang menuntut Ilmu di dunia Rantauan. Krisis
tanggal Tua menjadi langganan bulanan
bagi hampir sebagian besar mahasiswa di
dunia Rantauan. Apalagi bagi mereka yang hanya mengandalkan kiriman bulanan
dari orang tua. Berikut ada 7 tips menghadapi krisis TT yang penulis ingin
bagikan bagi pembaca:
1. Prioritaskan Dahulu Hal yang Menjadi Kebutuhan Utama
Kebutuhan Manusia memang tidak pernah terasa tercukupi, walaupun kita menjadi
orang terkaya di Dunia, Kebutuhan pasti selalu ada saja setiap saat. Apalagi
bagi kalangan mahasiswa di dunia Rantauan, mulai dari tagihan kos, Tagihan
Listrik, Biaya Laundry Pakaian, hingga biaya foto copy buku, print dan jilid
tugas dan lain-lain, semua ini perlu mengeluarkan biaya. Maka biasakanlah mengutamakan
apa yang menjadi kebutuhan dasar (Primer), Jangan pernah terpancing dengan
diskon harga barang akhir tahun atau harga cuci gudang,terutama bagi mereka
yang hobby belanja (shopping) apalagi
dalam kondisi keuangan yang pas-pasan JJ
Biasakan diri, mengutamakan yang Prioritas Terdahulu (skets)
2. Bertemanlah Dengan Sebanyak Mungkin Teman
Jangan hanya berteman karena sama-sama berasal dari satu daerah atau
berteman karena sama hobby, tetapi biasakan
bertemanlah dengan sebanyak mungkin teman dan dari berbagai latar belakang.
Dengan mempunyai banyak teman, mungkin anda bisa meminta bantuan ketika kiriman
bulanan anda terlambat atau bantuan tugas perkuliahan lainnya saat anda
mengalami kesulitan.
Banyak
terman juga membantu anda ketika anda hengkang dari bangku perkuliahan atau
ketika anda membutuhkan link dalam dunia pekerjaan nanti. Karena Indonesia Itu
Masih luas, maka bertemanlah dengan sebanyak mungkin teman, karena dengan
banyak teman anda akan merasakan manfaatnya nanti.
Bertemanlah dengan Sebanyak mungkin Teman
3. Belajarlah Berbagi dan Memberi
Kita tidak akan merasa kehilangan ketika memberi. Memberi adalah hal
yang sangat baik di dengar, namun sangat sulit dilakukan. Bagi mahasiswa,
memberi tidak hanya berupa uang, namun berbagi
sesama ketika kita punya apa yang dibutuhkan teman. Mungkin berbagi
dengan membayarkan makan atau minum
ketika teman anda belum mendapat kiriman, mem-foto Copikan Buku tugas atau yang lainnya. Ketika kita
berbagi sesama, maka percayalah anda juga akan diberi saat kesulitan nanti. Maka belajarlah berbagi
dan menyisihkan ketika anda merasa memiliki lebih JJ
Belajarlah mencoba memberi dan berbagi
4. Biasakan Mempunyai Celengan Pribadi
Uang rece (uang logam) mungkin tidak berlguna lagi di sebagian wilayah di Indonesia. Namun uang rece masih
bisa dimanfaatkan, jika anda merantau di Pulau Jawa atau beberapa kota besar
yang lain. Jangan biasakan uang logam berserakkan di kamar kosmu, di atas
lemari pakaiannmu atau di bingkai jendela kosmu. Kumpulkanlah recehan itu dalam
celengan kamarmu karena tanpa engkau sadari koin-koin dalam celengan ini akan
anda butuhkan ketika krisis tanggal tua
tiba J J
Biasakan mempunyai Celengan
Pribadi di kamar kosmu
5. Bergabunglah di UKM/HMJ yang Ada di Kampusmu
Jangan pernah menjadi Mahasiswa D4P (Datang Duduk Diam Dengar dan
Pulang) selama di anda berada di bangku perkuliahan. Biasakan bergaul dan
partisispasi kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) atau Himpunan
Mahasiswa Jurusan (HMJ) yang ada di kampusmu, karena Himpunan atau UKM pasti
mempunyai kegiatan-kegiatan yang bisa membantu anda, entah itu kegiatan Dies
Natalis jurusanmu, Tasyukuran Wisudawan atau kegiatan lain yang diselenggaran
himpunanmu. Dengan partisipasi dan keikutsertaan kegiatan tersebut, anda
mungkin akan mendapat makanan atau bungkusan secara gratis yang tentunya akan
menghemat uang makan sekali atau dua kali..JJ
Biasan diri Bergabung dengan UKM/HMJ di Kampusmu
6. Jangan Pernah Membuang Botol/Kertas Bekas dari Kos atau Kontrakanmu
Kertas
atau Botol bekas mungkin tidak di Pakai
di tempat asalmu, namun berbedah dengan kota-kota besar di Jawa, Jakarta, atau
beberapa kota lainnya di Indonesia, semua barang bekas bisa didaur ulang atau
bisa dijadikan Uang. Maka cobalah mengumpulkan kertas bekas fotocopian
tugas-tugas kampusmu, botol bekas air mineral
atau barang bekas lainnya, semua ini bisa anda timbang ketika anda
membutuhkannya nanti. Ini mungkin akan membantu saat anda terkena infeksi TT.
Jangan pernah gengsi dan malu karena orang-orang hebat didunia juga
pernah melakukan hal yang bodoh bagi banyak orang namun mereka sukses,
so..jangan pernah gengsi dan malu mencoba melakukan ini. JJ
Biasakan jangan membuang barang
bekas dari kosmu.
7. Kerjakanlah yang Bisa dikerjakan Sendiri, Jangan Selalu mengeluarkan
Biaya.
Cobalah mengerjakan sendiri hal-hal yang mungkin
bisa dikerjakan sendiri, misalnya; Mencuci Pakaian, Mencuci sepeda motor anda atau
membuat sarapan pagi dll. Jika anda perlahan mencoba belajar untuk melakukan
hal-hal ini, mungkin akan membantu menghemat pengeluaran bulanan anda. Maka
cobalah kerjakan sendiri hal-hal yang
mungkin bisa dilrjakan sendiri, walaupun merasa kondisi keuangan anda cukup
untuk membayar semua ini, namun apa salahnya jika mencoba untuk mengerjakannya sendiri. JJ
Itulah beberapa tips yang penulis bisa bagikan, semoga bermanfaat dan membantu sahabat rantauan ketika krisis
tanggal tua menimpah di dunia Rantaunmu.
Jangan selalu berfikir kehidupan di kota
besar harus selalu dijalani dengan uang, ada beberapa hal yang bisa kita
kerjakan sendiri tanpa mengeluarkan uang. Cobalah menghargai sepeser yang kamu
miliki, karena kita belum tau seberapa tetesan keringat yang mereka cucurkan
untuk mendapatkan sepeser tersebut.
Salam Mahasiswa Rantauan JJ
oleh:
Neson Elabi